<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Basri A. Bakar Weblog</title>
	<atom:link href="http://basribakar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://basribakar.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Apr 2009 06:51:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='basribakar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Basri A. Bakar Weblog</title>
		<link>http://basribakar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://basribakar.wordpress.com/osd.xml" title="Basri A. Bakar Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://basribakar.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kelangkaan Pupuk, Petaka bagi Petani</title>
		<link>http://basribakar.wordpress.com/2009/04/08/kelangkaan-pupuk-petaka-bagi-petani-2/</link>
		<comments>http://basribakar.wordpress.com/2009/04/08/kelangkaan-pupuk-petaka-bagi-petani-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 06:51:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baskarolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basribakar.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Penyanderaan dua truk pupuk oleh petani sekaligus membongkar muatannya di Desa Lawe Deski Kecamatan Babul Makmur Aceh Tenggara beberapa waktu lalu, boleh jadi akumulasi dari kekecewaan petani setempat terhadap kelangkaan pupuk meskipun aksi tersebut tidak dibenarkan secara hukum. Boleh jadi itulah gambaran petani kita di saat usahatani mereka terancam gagal akibat pupuk tak terpenuhi. Negara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basribakar.wordpress.com&amp;blog=7110878&amp;post=26&amp;subd=basribakar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penyanderaan dua truk pupuk oleh petani sekaligus membongkar muatannya di Desa Lawe Deski Kecamatan Babul Makmur Aceh Tenggara beberapa waktu lalu, boleh jadi akumulasi dari kekecewaan petani setempat terhadap kelangkaan pupuk meskipun aksi tersebut tidak dibenarkan secara hukum. Boleh jadi itulah gambaran petani kita di saat usahatani mereka terancam gagal akibat pupuk tak terpenuhi.</p>
<p><span id="more-26"></span>Negara kita memang ditakdirkan tak pernah luput dari masalah, mulai musibah besar tsunami, lumpur Lapindo, gempa bumi, longsor, banjir bandang dan sebagainya. Tidak hanya itu Indonesia juga dihadapkan pada masalah pengangguran, rawan pangan, keamanan dan budaya korupsi secara berjamaah. Di saat pemerintah berupaya menggenjot produksi beberapa komoditi pertanian khususnya beras dan palawija melalui teknologi pemupukan berimbang, justru terjadi pula kelangkaan pupuk di mana-mana. Tidak hanya di Aceh, hampir di seluruh Indonesia, pupuk Urea dan SP-36 hilang di pasaran, sementara para petani membutuhkan dalam jumlah yang cukup dan tepat waktu. Inilah dilema yang membuat pemerintah kehabisan akal. Sebab jika kelangkaan pupuk tidak mampu diatasi, maka momok menakutkan pun bakal terjadi yakni kerawanan pangan pada tahun-tahun mendatang. Saat ini kebutuhan beras berkisar 28 juta ton per tahun dengan impor 2 juta ton per tahun, dan kebutuhan kedelai sekitar 2,7 juta ton per tahun. Angka ini cukup riskan untuk Indonesia karena termasuk kategori impor paling tinggi di dunia.</p>
<p>Kerisauan terhadap pelandaian produktivitas padi cukup beralasan mengingat selama ini kondisi lahan sawah sudah manja dengan praktek pemberian pupuk anorganik (pupuk buatan) dengan dosis tak terkendalikan. Akibatnya jika dalam sekali musim tanam kurang dosis apalagi tidak dipupuk, maka produksi bakal turun drastis. Sebenarnya, pola kelangkaan pupuk saat ini tidak jauh berbeda dengan kasus yang terjadi pada tahun 1998/1999 sesaat setelah pencabutan subsidi pupuk. Pupuk menghilang dari pasaran dan dari sentra-sentra produksi padi karena pola distribusi amat buruk, terjadi semacam oligopoli sistem pemasaran dan skema ekspor tidak dapat &#8220;dikontrol&#8221; sepenuhnya oleh sistem kelembagaan yang ada.</p>
<p>Kini, setelah hampir empat tahun, kemelut kelangkaan pupuk masih saja terjadi dan dengan pola yang tidak jauh berbeda dari fenomena pada awal reformasi tersebut.  Satu-satunya dalih dianggap paling rasional atas kelangkaan pupuk sekarang ini adalah untuk menuju suatu perubahan fundamental yang memerlukan masa transisi. Namun, para perumus kebijakan sering kali sukar memahami secara utuh bahwa alasan seperti itu amat berbahaya bagi ketahanan pangan di tingkat nasional. Jika sistem dan akses faktor produksi penting tersebut sedikit saja terganggu, maka ancaman terhadap penurunan produksi pertanian tak bisa dihindari. Suka atau tidak suka, kini pupuk anorganik, terutama yang berbahan baku nitrogen (Urea) dan Phosfat (SP-36/ TSP), merupakan prasyarat penting dalam intensifikasi proses produksi pertanian di Indonesia. </p>
<p>Itu sebabnya Sekretaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Rachmat Pambudy meminta Komisi Pemberantasan Korupsi ikut mengawasi penyaluran subsidi pupuk 2009 senilai Rp 20 triliun. Meski penyaluran itu menggunakan sistem tertutup, dia tetap ragu penyaluran subsidi akan tepat sasaran. Jumlah subsidi yang sangat besar dan jumlah petani yang menjadi sasaran juga besar, menjadikan distribusi pupuk bersubsidi ini rawan penyimpangan. Selain itu, masa pemerintahan ini akan berakhir pada 2009, sehingga pemerintah hanya memiliki waktu yang sangat sangat pendek. Selain pengawasan oleh KPK, harus ada koordinasi yang baik antara koperasi desa, organisasi petani, dan pemerintah daerah. </p>
<p>Demikian pula Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Winarno Tohir menyatakan petani yang telah tercatat namanya pada distributor harus mendapat jaminan mendapatkan pupuk bersubsidi tersebut sesuai dengan ketentuan masing-masing daerah dengan mengawasi para distributor ekstraketat. </p>
<p>Saat ini, pola distribusi dan penjualan pupuk dilakukan PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) sebagai perusahaan induk dari seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pupuk di Tanah Air. Kapasitas produksi 12 pabrik pupuk pada enam BUMN pupuk mencapai 6,95 juta ton dengan pangsa terbesar di tangan PT Pusri dan PT Pupuk Kaltim, masing-masing 2,26 juta ton (4 pabrik) dan 2,41 juta ton (4 pabrik).<br />
Selain pupuk Urea, pabrik pupuk PT Petrokimia Gresik juga memproduksi SP-36, ZA, dan pupuk majemuk untuk mengantisipasi kebutuhan pupuk pada masa mendatang. Di Aceh, hanya PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) yang bisa diandalkan dengan produksi Urea sekitar 1,2 juta ton/ tahun sementara PT Asean Aceh Fertilizer (AAF) ditutup beberapa tahun terakhir karena masalah sulitnya pasokan bahan baku dan manajemen. PIM yang didirikan pada tanggal 24 Pebruari 1982 dan berlokasi di Lhokseumawe, dalam melaksanakan misinya, juga sering menghadapi berbagai tantangan dari lingkungan, termasuk pasokan bahan baku gas bumi yang tidak normal. Sejak beroperasi secara komersil pada tanggal 1 April 1985, didukung pabrik PIM-2 yang dibangun pertengahan tahun 2005, kini mampu memproduksi Urea granular 570.000 ton/tahun sehingga total kapasitas produksi Urea oleh PT. Pupuk Iskandar Muda menjadi sekitar 1,2 juta ton/tahun, sedangkan kebutuhan Urea Aceh sekitar 220.000 ton. Secara matematis, memang tidak ada masalah stok pupuk artinya tidak akan terjadi kelangkaan pupuk terutama di Aceh. Namun yang terjadi di lapangan adalah ibarat “ayam bertelur di atas padi, mati kelaparan”</p>
<p>Oleh karena itu untuk menghindari hal serupa setiap tahun, pemerintah dituntut sikap lebih tegas dalam mengawasi distribusi pupuk dari pabrik ke konsumen. Jangan biarkan ada pihak yang ingin untung besar dari kesengsaraan rakyat kecil. Sebab kenyataan menunjukkan betapa bobroknya moral manusia sekarang tanpa peduli lagi terhadap nasib orang lain. Tidak hanya pupuk yang menjadi permainan bisnis tak beradab, juga terhadap komoditi lain bahkan kebutuhan esensil manusia seperti minyak, air dan listrik.</p>
<p>Selain itu semboyan “kembali ke alam” agaknya harus gencar disosialisasikan kepada petani terutama dalam menggalakkan penggunaan pupuk organik berupa pupuk kandang, jerami, sampah, pupuk hijau dengan sentuhan teknologi pengomposan cepat. Pupuk organik diyakini dapat memperbaiki struktur dan tekstur tanah sawah yang cenderung semakin rusak akibat pemupukan terus menerus dengan pupuk kimia. Namun inipun akan terhadang kendala di lapangan, karena untuk menghasilkan 1 ton pupuk organik saja tidaklah mudah, sementara selama ini petani sudah terbiasa menggunakan pupuk produk pabrik yang tingkat respons serapan oleh tanaman relatif cepat. Kebutuhan pupuk kandang bisa mencapai 3 ton/ ha dengan harga sekitar Rp 600/ kg. Tapi bagaimanapun wacana itu harus dimulai dari sekarang, sebab kelangkaan pupuk terutama pupuk bersubsidi terjadi setiap waktu di saat petani membutuhkan. Agaknya pemerintah dituntut lebih sigap menghadapi mafia peredaran pupuk dengan sanksi yang tegas dan keras, sehingga tak seorangpun berani bermain-main dengan hajat hidup petani.</p>
<p>Penulis Ir Basri A. Bakar, MSi: Alumni Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, sekarang bekerja di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NAD</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basribakar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basribakar.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basribakar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basribakar.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basribakar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basribakar.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basribakar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basribakar.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basribakar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basribakar.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basribakar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basribakar.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basribakar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basribakar.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basribakar.wordpress.com&amp;blog=7110878&amp;post=26&amp;subd=basribakar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basribakar.wordpress.com/2009/04/08/kelangkaan-pupuk-petaka-bagi-petani-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a304fe9be97e7f607f25f3c51757712e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baskarolin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hati</title>
		<link>http://basribakar.wordpress.com/2009/04/08/hati/</link>
		<comments>http://basribakar.wordpress.com/2009/04/08/hati/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 06:26:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baskarolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basribakar.wordpress.com/2009/04/08/hati/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu” (QS. Asy Syams:9) Pada hati manusia terdapat dua kekuatan yaitu kekuatan &#8220;Fujur&#8221; dan &#8220;Taqwa&#8221; yang selalu bertempur untuk saling mengalahkan satu dengan yang lainnya, sehingga salah satu dari keduanya menjadi pemenang atau lebih mempunyai pengaruh dalam menentukan perilaku kehidupan &#8220;tuannya&#8221;. Apabila setiap rangsangan &#8220;benih kebaikan (At-Taqwa)&#8221; ini yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basribakar.wordpress.com&amp;blog=7110878&amp;post=24&amp;subd=basribakar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu</em>” <strong>(QS. Asy Syams:9)</strong><br />
Pada hati manusia terdapat dua kekuatan yaitu kekuatan &#8220;Fujur&#8221; dan &#8220;Taqwa&#8221; yang selalu bertempur untuk saling mengalahkan satu dengan yang lainnya, sehingga salah satu dari keduanya menjadi pemenang atau lebih mempunyai pengaruh dalam menentukan perilaku kehidupan &#8220;tuannya&#8221;.<br />
Apabila setiap rangsangan &#8220;benih kebaikan (At-Taqwa)&#8221; ini yang timbul dalam diri manusia selalu direspon dalam bentuk amal shalih secara benar dan kontinyu (berkesinambungan) maka dengan sendirinya &#8220;benih kebaikan&#8221; akan semakin berkembang dan akan mendominasi atau mengusai hati &#8220;tuannya&#8221;. Sehingga ide, pola fikir, kepribadian dan seluruh anggota tubuhnya akan menjadi baik karena mengikuti instruksi-instruksi yang datang dari hati yang dipenuhi dengan &#8220;benih kebaikan&#8221;. Maka jadilah &#8220;tuannya&#8221; ini termasuk orang-orang beruntung yang mampu membersihkan jiwanya dari nafsu syahwat syaithaniyah karena ia hanya mau merespon bisikan dan panggilan kebaikan (taqwa) saja.<br />
Dan sebaliknya bagi manusia yang lebih sering merespon tuntutan nafsu syahwat syaithaniyahnya maka tindakan tercela lagi berdosa itu dengan otomatis memberikan kontribusi dan mempercepat pertumbuhan serta peluasan &#8220;benih-benih kejahatan (fujûr)&#8221; sehingga benih ini akan mendominasi hatinya.<br />
Dalam kitab Minhajul Qashidîn dikatakan:<br />
Bahwa sesuatu yang paling berharga, paling bernilai dan paling mulia pada diri manusia adalah hatinya. Sedang anggota tubuh hanya sekedar mengikuti dan menjadi pelayan hati, sebagaimana seorang tuan yang memerintahkan hamba sahayanya sebagai pelayannya. Mari kita bertanya pada diri masing-masing, apakah selama ini kita lebih cenderung mengikuti kekuatan fujur atau taqwa. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basribakar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basribakar.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basribakar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basribakar.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basribakar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basribakar.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basribakar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basribakar.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basribakar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basribakar.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basribakar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basribakar.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basribakar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basribakar.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basribakar.wordpress.com&amp;blog=7110878&amp;post=24&amp;subd=basribakar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basribakar.wordpress.com/2009/04/08/hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a304fe9be97e7f607f25f3c51757712e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baskarolin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sombong (2)</title>
		<link>http://basribakar.wordpress.com/2009/03/31/sombong-2/</link>
		<comments>http://basribakar.wordpress.com/2009/03/31/sombong-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 08:28:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baskarolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[basri a bakar]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[sombong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basribakar.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[”Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” (QS. Al Israa’:37) Imam Al Ghazali dalam kitabnya ”Ihya’ ’Ulumuddin” menulis bagaimana mungkin manusia bisa bersifat sombong sementara dalam dirinya terdapat 1 sampai 2 kilogram kotoran yang bau? Terkadang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basribakar.wordpress.com&amp;blog=7110878&amp;post=14&amp;subd=basribakar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:arial;"><em><span lang="SV">”Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” </span></em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em></em></strong><strong><span lang="SV">(QS. Al Israa’:37)</span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:30.05pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:30.05pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="SV">Imam Al Ghazali dalam kitabnya ”Ihya’ ’Ulumuddin” menulis bagaimana mungkin manusia bisa bersifat sombong sementara dalam dirinya terdapat 1 sampai 2 kilogram kotoran yang bau?</span><span lang="SV"> </span><span lang="SV">Terkadang orang sombong karena kekayaannya. Siapa orang terkaya di dunia? Qarun dulu sangat kaya, perlu tujuh orang yang sangat kuat hanya untuk mengangkat kunci-kunci gudang kekayaannya yang berisi emas permata. Saat ini orang terkaya di dunia (versi Fortune Magazine 20 Agustus 2007) adalah Carlos Slim memiliki kekayaan US$ 59 milyar atau Rp 551 trilyun lebih <span> </span>yang mengalahkan Bill Gates yang memiliki kekayaan US$ 56 milyar.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:30.05pt;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Namun yang patut diingat, ketika orang-orang kaya itu lahir ke dunia, mereka tidak memiliki apa-apa. Ketika mati juga tidak membawa apa-apa kecuali kain yang melekat di badan. Pada saat mati tidaklah berguna segala harta dan apa yang telah mereka kerjakan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:30.05pt;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span id="more-14"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:30.05pt;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ada juga orang yang sombong karena wajahnya yang cantik dan rupawan. Padahal ketika tua, maka kulit mukanya akan keriput. Ketika sudah dikubur, maka wajahnya hanya akan tinggal tulang tengkorak belaka. Ada lagi yang sombong karena kekuatannya atau badannya yang kekar. Kita saksikan Samson yang dulu sanggup mengalahkan singa dengan tangan kosong kini sudah terbujur dalam tanah. Muhammad Ali yang dulu sering membanggakan diri sebagai yang terbesar <em>(I am the Greatest)</em> kini lemah terkena penyakit parkinson. Begitu tua orang sekuat apa pun akan jadi lemah. Begitu mati dia sama sekali tidak berdaya. Lalu pantaskah manusia bersikap sombong?</span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basribakar.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basribakar.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basribakar.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basribakar.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basribakar.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basribakar.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basribakar.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basribakar.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basribakar.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basribakar.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basribakar.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basribakar.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basribakar.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basribakar.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basribakar.wordpress.com&amp;blog=7110878&amp;post=14&amp;subd=basribakar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basribakar.wordpress.com/2009/03/31/sombong-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a304fe9be97e7f607f25f3c51757712e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baskarolin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sombong (1)</title>
		<link>http://basribakar.wordpress.com/2009/03/31/sombong-1/</link>
		<comments>http://basribakar.wordpress.com/2009/03/31/sombong-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 08:20:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baskarolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basribakar.wordpress.com/2009/03/31/sombong-1/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Sesungguhnya Allah itu indah dan Dia menyukai keindahan, (dan yang dimaksud dengan) kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendah-rendahkan orang lain&#8221; (HR. Muslim) Sifat angkuh dan sombong telah banyak membinasakan makhluk Allah swt, bermula dari peristiwa pengusiran Iblis dari syurga karena niat sombongnya, enggan sujud kepada Nabi Adam a.s tatkala diperintahkan oleh Allah SWT untuk sujud [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basribakar.wordpress.com&amp;blog=7110878&amp;post=10&amp;subd=basribakar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Sesungguhnya Allah itu indah dan Dia menyukai keindahan, (dan yang dimaksud dengan) kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendah-rendahkan orang lain&#8221;</em> <strong>(HR. Muslim) </strong></p>
<p>Sifat angkuh dan sombong telah banyak membinasakan makhluk Allah swt, bermula dari peristiwa pengusiran Iblis dari syurga karena niat sombongnya, enggan sujud kepada Nabi Adam a.s tatkala diperintahkan oleh Allah SWT untuk sujud hormat kepadanya.<br />
Demikian juga Allah swt telah menenggelamkan Qarun beserta seluruh hartanya ke dalam perut bumi disebabkan kesombongan dan keangkuhannya. Allah SWT  juga telah menenggelamkan Fir&#8217;aun dan bala tenteranya ke dalam laut kerana kesombongan dan keangkuhannya terhadap Allah SWT dan juga kepada kaumnya sendiri. Dengan sikap kesombongannya itulah dia lupa diri sehingga dia menyatakan dirinya tuhan yang mesti disembah dan diagungkan.<br />
Kehancuran kaum Nabi Luth a.s juga karena kesombongan mereka dengan menolak kebenaran yang disampaikan Nabi Luth a.s agar mereka meninggalkan kebiasaan buruk mereka yaitu melakukan penyimpangan seksual, yakni lebih suka memilih pasangan hidup sama jenis (homosek); sehingga tanpa disangka-sangka pada suatu pagi, Allah swt membalikkan bumi tempat tinggal mereka dan tiada seorang pun dari mereka yang dapat menyelamatkan diri dari azab Allah yang datangnya secara tiba-tiba itu. Dan masih banyak kisah lain yang dapat menyadarkan manusia dari sifat sombong dan angkuh, sekiranya mereka menggunakan hati nurani dan akalnya yang sehat. Namun banyak orang yang terbujuk dengan bisikan setan laknatillah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basribakar.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basribakar.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basribakar.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basribakar.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basribakar.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basribakar.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basribakar.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basribakar.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basribakar.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basribakar.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basribakar.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basribakar.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basribakar.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basribakar.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basribakar.wordpress.com&amp;blog=7110878&amp;post=10&amp;subd=basribakar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basribakar.wordpress.com/2009/03/31/sombong-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a304fe9be97e7f607f25f3c51757712e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baskarolin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fatwa Golput, Surga Dunia atau Surga Akhirat</title>
		<link>http://basribakar.wordpress.com/2009/03/26/fatwa-golput-surga-dunia-atau-surga-akhirat/</link>
		<comments>http://basribakar.wordpress.com/2009/03/26/fatwa-golput-surga-dunia-atau-surga-akhirat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 06:41:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baskarolin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[banda aceh]]></category>
		<category><![CDATA[basri a bakar]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa golput]]></category>
		<category><![CDATA[golput]]></category>
		<category><![CDATA[mpu]]></category>
		<category><![CDATA[mui]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://basribakar.wordpress.com/2009/03/26/fatwa-golput-surga-dunia-atau-surga-akhirat/</guid>
		<description><![CDATA[Golput kembali menjadi bahan pembicaraan. Terlebih setelah Pilkada Jawa Barat dan Jawa Tengah yang dimenangkan oleh Golput alias golongan putih. Pilkada Jawa Barat yang menghasilkan pasangan Hade (Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf) berhasil meraup 7,3 juta suara, sedangkan golput mencapai 10 juta suara. Paling baru dan heboh di Jawa Tengah. Lagi-lagi Golput meraih kemenangannya. Pertanda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basribakar.wordpress.com&amp;blog=7110878&amp;post=4&amp;subd=basribakar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Golput kembali menjadi bahan pembicaraan. Terlebih setelah Pilkada Jawa Barat dan Jawa Tengah yang dimenangkan oleh Golput alias golongan putih. Pilkada Jawa Barat yang menghasilkan pasangan Hade (Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf) berhasil meraup 7,3 juta suara, sedangkan golput mencapai 10 juta suara. Paling baru dan heboh di Jawa Tengah. Lagi-lagi Golput meraih kemenangannya.<br />
Pertanda apakah ini? Apakah rakyat Indonesia sudah tidak lagi tertarik untuk menentukan nasib masa depan bangsanya sendiri? Ataukah rakyat sudah jengah oleh ulah sebagian besar [oknum] pejabat baik eksekutif, legislatif dan yudikatif?<br />
Golput sendiri bukanlah barang baru. Sejak masa pemerintahan Soeharto pun sudah menjadi momok bagi pemerintah. Golput merupakan wujud protes atas ketidakberesan sistem pemerintahan yang telah ada. Juga merupakan suatu bentuk pilihan ketika dihadapkan pada pilihan calon-calon pemimpin yang dianggap kurang pantas. Golput oleh pemerintah Soeharto dianggap sebagai musuh bebuyutan.<br />
Bukan hanya pejabat pemerintahan maupun [poli]TIKUS yang resah akan fenomena Golput. Orang-orang yang biasanya memakai sarung kini sibuk berkumpul untuk mengeluarkan fatwa tentang Golput. Terbaru, MUI se-Madura telah mengeluarkan fatwa bahwa Golput adalah haram. Golput sama dengan menyantap babi. Golput sama dengan meminum arak. Golput tidak ada bedanya dengan berzina.<br />
Bahkan Megawati juga memberikan fatwa tentang Golput ini. Bagi anda yang Golput, maka anda harus melepaskan status WNI anda. Mungkin Megawati lupa Pemilu 1997 silam, dia pernah melakukan aksi Golput. Sudah insyafkah Megawati? Mungkin dia kini sudah dekat dengan para kyai yang sering berfatwa itu. Bagaimana dengan PKS. Berdasarkan fatwa Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera maka Golput hukumnya haram.<br />
Bagaimana dengan Gus Dur? Ah… silahkan buka google dan cari sendiri fatwa beliau?<br />
Lalu pertanyaannya, bagaimana nasib saya dan orang-orang seperti saya ini. Saya sudah banyak dosa, takut nambah dosa lagi. Kalo boleh saya mengungkapkan pendapat maka fatwa hanya mengikat ke dalam saja. Fatwa PKS hanya untuk kaum PKS saja. Fatwa NU ya hanya untuk NU saja. Fatwa MUI Madura, ya hanya untuk kaum MUI Madura saja. Fatwa Megawati ya untuk kaum Megawati saja. Lalu saya ini kaum apa?<br />
Saya malah cenderung curiga fatwa-fatwa yang baru-baru ini keluar tidak lepas dari permainan lendir politik. Apakah fatwa tersebut berkonsekuensi dengan surga yang kekal di akhirat kelak? Atau hanya surga dunia saja. Entah surganya Bulyan Royan atau surganya Al Amin Nasution. Mungkin suatu saat nanti akan ada iklan di google ads atau kumpulblogger berbunyi “DIJUAL FATWA MURAH, Hubungi Kyai Slamet“<br />
Wallahu ‘Alam…</p>
<p>Sumber : Antara</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/basribakar.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/basribakar.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/basribakar.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/basribakar.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/basribakar.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/basribakar.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/basribakar.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/basribakar.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/basribakar.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/basribakar.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/basribakar.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/basribakar.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/basribakar.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/basribakar.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=basribakar.wordpress.com&amp;blog=7110878&amp;post=4&amp;subd=basribakar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://basribakar.wordpress.com/2009/03/26/fatwa-golput-surga-dunia-atau-surga-akhirat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a304fe9be97e7f607f25f3c51757712e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baskarolin</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
